Trik dan Tool Windows

Apakah Anda bekerja dengan beberapa komputer Windows XP dari layar yang sama? Pernahkah Anda harus melakukan pekerjaan administratif di komputer lain? Dan add-on IE apa saja yang Anda punya dan apa kegunaan mereka?

Itulah sebagian situasi yang mungkin pernah Anda hadapi. Contoh lain, bergantung pada seberapa parah sistem Anda kelihatannya, Anda mungkin harus menggunakan cara yang tidak biasa. Mulai dari menjalankan System Restore dari command prompt sampai membersihkan sampah dengan Duplicate Finder. Berikut adalah trik dan tool Windows XP untuk mempermudah pekerjaan Anda.

Menjalankan System Restore dari Command Prompt

Menggunakan System Restore untuk memperbaiki perilaku sistem Windows XP yang aneh merupakan hal yang tidak biasa—tapi bergantung kepada seberapa parah sistem Anda kelihatannya, Anda mungkin harus menggunakan cara yang tidak biasa.

Jika sistem Windows XP Anda mulai berlaku aneh, perbaikan yang biasa dilakukan adalah dengan menggunakan System Restore untuk menghilangkan perubahan sistem yang dibuat sejak kali terakhir Anda membuat Restore Point. Namun, bagaimana jika masalah tersebut begitu parah sehingga Anda tidak bisa menjalankan Windows XP secara normal—atau bahkan menjalankan sistem dalam Safe Mode?

Untungnya, Anda bisa menjalankan System Restore dari command prompt. Restart komputer Anda dan tekan tombol [F8] pada waktu startup awal (sesaat setelah pengecekan komputer dan sebelum logo Windows XP muncul). Pada waktu Anda melihat Windows Advanced Options Menu, pilih Safe Mode With A Command Prompt.

Pilih operating system Windows XP. Masuklah ke komputer dengan menggunakan account administrator atau account dengan hak akses administrator. Ketik perintah berikut pada command prompt: C:\windows\system32\restore\rstrui.exe. Pada waktu Anda melihat jendela System Restore, grafiknya mungkin terlihat aneh, tapi Anda masih biasa mengikuti instruksi pada layar untuk mengembalikan komputer Anda ke keadaan sebelumnya.

Mempercepat Search Companion Windows XP

Ada banyak bisikan mengenai fi tur pencarian Windows Vista yang cepat, tapi apa yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat Search Companion Windows XP? Alasan mengapa tool Search Windows Vista begitu cepat adalah ia tidak mencari ke seluruh harddisk, tapi hanya mencari di folder Documents saja. Jadi, waktu berikutnya Anda menjalankan Search Companion Windows XP, klik All Files and Folder dan pilih My Document dari daftar Look in. Dengan demikian Search Companion tidak mencari ke seluruh harddisk.

Jika ingin mencari dokumen yang disimpan di root, Anda bisa mempercepat prosesnya dengan menghilangkan folder sistem dari pencarian. Klik All Files and Folders, buka More Advanced Options, dan hilangkan tanda centang (√) pada Search System Folders. Jika Search Hidden Files and Folder dicentang (√), hilangkan juga.

Jika Anda punya banyak file zip (atau compressed folder, begitu Windows XP menyebutnya) pada harddisk, Search Companion akan mencari mereka semua, sehingga akan lebih lambat. Supaya Search Companion tidak mencari folder yang dikompresi, pindahkan semua folder tersebut ke root dan kemudian konfi gurasi Search Companion supaya hanya mencari di folder My Documents atau disable dukungan Windows XP untuk folder yang dikompresi.

Untuk men-disable dukungan tersebut, buka kotak dialog Run, ketik perintah

regsvr32 /u zipfldr.dll

pada boks Open, dan kemudian klik OK. Anda harus me-restart sistem supaya perubahan diberlakukan. (Untuk meng-enable kembali dukungan Windows XP untuk folder yang dikompresi, gunakan perinah regsvr32 zipfldr.dll).

Bagaimana jika Search Companion di-disable? Jika Anda men-disable Search Companion Windows XP dan menggunakan interface Search Windows 2000, Anda harus melakukan pengaturan berikut: untuk mencari My Documents, pilih My Documents dari daftar Look in;

Untuk menghilangkan folder sistem dari pencarian, klik Search Options, beri tanda centang () Advanced Options, dan kemudian hilangkan tanda centang () pada Search system folders. (Jika Search hidden filed and folders dicentang (), hilangkan juga); untuk mencegah pencarian folder yang dikompresi, Anda bisa menggunakan cara yang sama pada Search Companion.

Memonitor Beberapa Komputer Windows XP dengan BGInfo

Bekerja dengan beberapa komputer Windows XP dari layar yang sama? Apakah Anda sering bekerja dengan beberapa komputer dengan menggunakan switch Keyboard Video Mouse (KVM)? Jika ya, Anda pasti tahu bahwa kadang bingung tentang komputer mana yang saat ini tampil pada layar.

Tentu saja, Anda bisa mengetahuinya sendiri, tetapi itu memerlukan beberapa langkah dan bisa mengganggu—terutama jika Anda sedang melakukan pekerjaan penting atau yang butuh waktu lama.

Untungnya, ada sebuah solusi yaitu program bernama BGInfo, yang merupakan kependekan dari Background Information.
Pada waktu mengakusisi Sysinternal, Microsoft juga mengakusisi semua utiliti kecil mereka yang kemudian dimasukkan ke jajaran PowerToys Microsoft, dan BGInfo merupakan salah satu dari mereka.

Setelah diinstalasi, BGInfo menampilkan informasi tentang komputer tersebut. Sebagai contoh, Anda bisa mengonfigurasi BGInfo untuk menampilkan nama komputer, alamat IP, versi service pack, waktu boot, jumlah ruang yang kosong, dan banyak lagi. Anda bahkan bisa memilih font dan warna latar.

Anda bisa men-download BGInfo dari situs TechNet Microsoft. Di situ Anda juga akan menemukan rincian instruksi untuk menginstalasi dan menggunakan BGInfo.

Menjalankan Windows Explorer dengak Hak Akses Administrator

Pada waktu Anda sedang menggunakan komputer user dan harus melakukan pekerjaan administratif dengan menggunakan account user tersebut, Anda bisa menggunakan perintah Run as untuk menjalankan utiliti dengan hak akses administrator. Namun, jika Anda menggunakan Run as untuk menjalankan Windows Explorer dengan hak akses administrator, tidak ada apa-apa yang terjadi. Ini karena Explorer.exe sudah berjalan dan hanya satu instance Explorer yang bisa dijalankan pada satu waktu. Lebih spesifik, pada waktu Anda menjalankan Explorer.exe, hal pertama yang dilakukan adalah mengecek apakah ia sudah berjalan. Pada waktu instance Explorer.exekedua melihat bahwa instance Explorer.exe pertama sudah berjalan, instance Explorer.exe yang kedua langsung tutup tanpa pemberitahuan.

Jika komputer menggunakan Internet Explorer 6 atau 7, Anda bisa menjalankan
Windows Explorer dengan hak akses administrator. Internet Explorer 6 bisa menggunakan Run as sehingga Anda bisa masuk ke dalam Windows Explorer. Klik kanan icon Internet Explorer pada toolbar Quick Launch dan kemudian klik Run as (perlu diingat bahwa Anda tidak bisa mengakses Run as dari icon Internet Explorer yang terdapat pada desktop atau menu Start).

Masukkan username dan password account yang mempunyai hak akses administrator, dan kemudian klik OK. Setelah Internet Explorer tampil, ketik C:\ pada Address bar. Windows Explorer akan tampil pada jendela yang sama, dan dijalankan dengan hak akses admistrator. Jika Anda menggunakan Internet Explorer 7, langkah untuk Internet Explorer 6 tidak bisa digunakan karena dengan adanya fitur sekuriti baru pada versi 7, Internet Explorer tidak lagi terintegrasi dengan Windows Explorer. Anda harus menggunakan metode standar untuk menjalankan Windows Explorer dengan hak akses administrator.

Masuklah ke komputer dengan account Administrator. Buka Control Panel dan jalankan Folder Options. Pada waktu kotak dialog Folder Options tampil, pilih tab View. Gulung daftar Advanced settings dan beri tanda centang (√) Launch folder windows in a separate process, klik OK, dan kemudian log off.

Pada waktu berikutnya Anda bekerja di komputer user dan harus melakukan pekerjaan administratif dengan menggunakan account user tersebut, Anda bisa menggunakan Run as untuk menjalankan Windows Explorer dengan hak akses administrator.

RoboCopy Versi GUI

Pada Windows Server 2003 Resource Kit Tool terdapat tool bernama RoboCopy yang bisa digunakan pada sistem Windows XP Anda. RoboCopy merupakan tool copy yang sangat powerful, yang memungkinkan Anda untuk melakukan operasi copy yang lebih kompleks dibanding tool copy standar Windows XP. Sebagai contoh, dengan RoboCopy Anda bisa membuat image struktur tree folder pada komputer yang sama atau drive jaringan.

Satu-satunya kekurangan RoboCopy adalah Anda harus menjalankannya dari command line. Ini berarti untuk menggunakan RoboCopy Anda harus mengingat dan mengetik banyak switch dan parameter supaya bisa benar-benar memanfaatkan semua fiturnya.

Untungnya, salah seorang system engineer grup MSN Search Microsoft bernama Derk Benisch, membuat add-in bernama RoboCopy GUI. Interface user-nya yang terdiri dari enam tab membuat konfi gurasi dan penggunaan RoboCopy sangat mudah.

Tidak hanya interface-nya yang menyediakan opsi konfi gurasi melalui check box, tombol radio, boks teks, dan kotak dialog Browse, RoboCopy GUI juga bisa menyimpan setting Anda sehingga penggunaan kembali tool ini jauh lebih mudah. Selain itu,  RoboCopy GUI dilengkapi dengan file Help dan panduan referensi untuk membantu Anda menggunakan semua kemampuan RoboCopy.

Anda bisa men-download RoboCopy GUI dari http://download.microsoft.com/download/f/d/0/fd05def7-68a1-4f71-8546-
25c359cc0842/UtilitySpotlight2006_11.exe. Perlu diingat bahwa Anda lebih dulu menginstalasi Microsoft .NET Framework versi 2 sebelum menginstalasi RoboCopy GUI.

Menempel Daftar Program ke Menu Start

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan panel kiri menu Start—tetapi tahukah Anda mengapa daftar program dibagi menjadi dua? Panel kiri menu Start terdiri dari daftar program yang Windows XP anggap akan berguna untuk Anda (yang ditempel di atas garis pembatas) dan daftar program yang paling sering digunakan (yang ditampilkan di bawah garis).

Secara default, Windows XP menempelkan link ke Internet browser dan aplikasi e-mail Anda ke daftar program yang di atas garis dan menempelkan enam shortcut program ke daftar program yang di bawah garis. Untuk memanfaatkan secara maksimal menu Start sebagai tempat peluncuran semua program yang paling sering digunakan, Anda bisa mengonfigurasi keseluruhan panel kiri sebagai daftar program yang paling sering digunakan.

Klik kanan tombol Start dan pilih Properties untuk menampilkan kotak dialog Taskbar and Start Menu Properties. Klik tombol Customize yang berdampingan dengan tombol radio Start menu untuk menampilkan kotak dialog Customize Start Menu.

Pada panel Program, set Number of programs on the Start menu ke nol. Klik tombol Clear List. Pada panel Show on Start menu, Anda bisa menghilangkan tanda centang (√) pada Internet karena secara default icon Internet Explorer sudah ditampilkan di menu Quick Launch, dan bisa juga menghilangkan tanda centang (√) pada E-mail, bergantung bagaimana Anda menjalankan aplikasi e-mail.

Klik OK untuk menutup kotak dialog Customize Start Menu dan klik OK sekali lagi untuk menutup kotak dialog Taskbar and Start Menu Properties. Klik tombolStart dan pilih All Programs. Cari dan klik kanan shortcut program yang sering Anda gunakan dan pilih Pin to
Start menu. Anda bisa menempel sampai 30 program ke menu Start, bergantung setting resolusi layar Anda. Dengan ditempelkannya program favorit sekarang Anda bisa memanfaatkan secara maksimal menu Start.

Memeriksa Internet Explorer Add-on

Pada waktu mengunjungi berbagai situs Web, Windows XP mungkin men-download add-on—biasanya kontrol ActiveX yang didesain untuk meningkatkan penggunaan Anda pada situs tersebut. Add-on bisa mencakup toolbar, software installer, dan viewer file multimedia. Namun, beberapa add-on bisa saja spyware, yang bisa menurunkan performa Windows XP. Jadi sudah saat Anda perlu memeriksa add-on pada Internet Explorer untuk memastikan mereka semua sah.

Pada Internet Explorer, klik menu Tools, Manage Add-ons. Pada kotak dialog Manage Add-ons, pastikan fi eld Show diset ke Add-ons that have been used by Internet Explorer. Lihat daftar dan catat setiap nama add-on, publisher, status, tipe, dan file. Jika ada add-on yang tidak Anda kenal, pilih dan kemudian pilih opsi Disable. Klik OK.

Buka search engine favorit Anda dan cari nama add-on tersebut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Jika ternyata itu memang adalah add-on yang sah, buka lagi kotak dialog Add-on dan enable kembali add-on tersebut.

Melihat Dukungan USB 2.0

Jika Anda menghubungkan perangkat USB 2.0 ke port USB 1.1, Windows XP akan menampilkan pemberitahuan bahwa kecepatan transfer data akan lebih lambat (USB 2.0 mampu mentransfer data sampai 480Mbit/detik, sedangkan USB 1.1 12Mbit/detik). Untuk mengetahui versi kontroler USB pada komputer, tekan tombol [Windows][Break] untuk membuka kotak dialog System Properties. Pilih tab Hardware dan klik tombol Device Manager. Pada waktu Device Manager muncul, klik tanda + di sebelah branch Universal Serial Bus controller. Jika Anda melihat entri dengan kata Enhanced USB Controller, maka itu berarti sistem mempunyai kontroler USB 2.0. Jika Anda melihat entri dengan kata USB Controller maka itu berarti sistem mempunyai kontroler USB 1.1.

Menghapus Daftar MRU Perintah Run

Jika sering menggunakan perintah Run untuk menjalankan aplikasi, Anda pasti tahu bahwa Windows XP menyimpan riwayatnya di registry pada MRUList (most recently used), yang berisi semua aplikasi yang baru-baru ini Anda jalankan. Pada waktu kotak dialog Run tampil, Anda bisa melihat daftar MRU dengan mengklik panah drop-down yang berdampingan dengan boks teks Open.

Daftar MRU dimaksudkan untuk mempermudah Anda pada waktu menjalankan lagi aplikasi yang sama di kemudian waktu. Namun, daftar tersebut bisa menjadi cukup panjang sehingga sulit untuk mencari apa yang Anda inginkan. Untungnya, Anda bisa membuat shortcut registry untuk menghapus daftar MRU perintah Run. Untuk melakukannya, jalankan Registry Editor. Buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\ RunMRU. Klik kanan key RunMRU dan kemudian pilih Export. Beri nama Clear Run MRU, dan klik tombol Save. Tutup Registry. Buka file Clear Run MRU.reg di Notepad. Tambahkan tanda minus di awal nama key. Hapus semua baris setelah path key. Simpan file dan tutup Notepad. Reboot Windows (atau paling tidak log off dan kemudian log on kembali) supaya perubahan diberlakukan. Sekarang, setiap kali Anda ingin menghapus daftar MRU perintah Run, klik ganda file Clear Run MRU.reg. Registry akan meminta konfirmasi Anda dan pemberitahuan bahwa permintaan berhasil dilakukan.

Bersihkan Sampah dengan Duplicate Finder

Meskipun Anda adalah seorang user yang teliti (misalnya, Anda secara rutin menghapus file yang tidak perlu, mengosongkan Recycle Bin, dan menjalankan Disk Defragmenter), mungkin tidak menyadari sampah yang paling banyak membuang ruang harddisk. Mereka adalah file yang dobel.

Aplikasi bisa mengotori harddisk Anda dengan file yang dobel, dan Anda sendiri bisa membuat fi le dobel dengan meng-copy file dari satu folder ke folder lain. Instalasi default Windows XP tidak menyediakan tool untuk melihat file yang dobel. Namun, Microsoft mempunyai tool bernama Duplicate Finder, yang merupakan bagian dari Windows XP Service Pack 2 Support Tools.

Download Windows XP Service Pack 2 Support Tools dan ikuti instruksi untuk menginstalasi. Buka kotak dialog Run dan ketik Dupfinder pada boks Open dan kemudian klik OK. Setelah Duplicate Finder tampil, pilih drive atau folder tempat Anda ingin mencari dan kemudian klik tombol Start Search. Setelah Duplicate Finder selesai mencari, Anda bisa melihat daftar dan mengecek file yang dobel.

Gunakan perintah Print Report atau Export Data pada menu File untuk membuat catatan permanen dari file yang dobel. Gunakan perintah Sort pada menu View untuk mengatur ulang daftar untuk analisis yang lebih baik. Untuk mendapatkan informasi mengenai suatu file, pilih file tersebut, klik menu File, dan kemudian klik Info.

Biarkan saja file yang dobel dalam folder Windows dan subfolder-nya. Jika tidak mengenali file yang dobel tersebut, lebih baik gunakan perintah Rename atau Move pada menu File daripada menggunakan perintah Delete.

Lebih Lanjut : http://www.microsoft.com/technet/sysinternals/Miscellaneous/BgInfo.
mspx

Advertisements
%d bloggers like this: